Kaprodi MBK UAD Tekankan Taqwa, Ikhtiar, dan Tawakal dalam Kajian Ahad Pagi di Masjid Nurul Balad
Yogyakarta, 22 Februari 2026 – Ketua Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling (MBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Hardi Santosa, M.Pd., menyampaikan ceramah Ahad pagi di Masjid Nurul Balad pada Minggu (22/2/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak selepas salat Subuh hingga waktu syuruq ini diikuti jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga tokoh masyarakat. Suasana kajian berlangsung khidmat dan hangat sebagai bagian dari agenda rutin pembinaan umat masjid.
Ceramah mengangkat tema “Teologi Perjumpaan antara Ketaqwaan, Ikhtiar, dan Tawakal untuk Menyiapkan Generasi yang Kuat” . Dr. Hardi menegaskan bahwa membangun generasi unggul tidak cukup mengandalkan kecerdasan intelektual semata. Menurutnya, kekuatan spiritual menjadi landasan utama dalam membentuk pribadi yang tangguh dan berkarakter.
Ia menjelaskan bahwa generasi kuat lahir dari integrasi tiga pilar utama. Ketaqwaan menjadi orientasi nilai, ikhtiar diwujudkan melalui kerja nyata, dan tawakal menjadi sikap berserah diri kepada Allah SWT. Ketiga aspek tersebut saling melengkapi dalam membentuk keseimbangan hidup.
“Ketaqwaan melahirkan integritas, ikhtiar menumbuhkan daya juang, dan tawakal menjaga ketenangan jiwa,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa generasi masa depan harus cerdas, beriman dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Lebih lanjut, Dr. Hardi mengajak orang tua dan pemuda untuk membangun ekosistem pendidikan yang sehat. Ia menyampaikan pentingnya kolaborasi antara keluarga, masjid, dan lembaga pendidikan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan adaptif terhadap perubahan sosial.
Kajian Ahad pagi ditutup dengan doa bersama menjelang terbitnya matahari. Para jamaah mengaku mendapatkan pencerahan dan motivasi baru. Mereka terdorong untuk memperkuat peran keluarga dalam menyiapkan generasi yang beriman, berilmu, dan berdaya saing.

